Pengembangan
Media Pembelajaran dalam konteks Pembelajaran Kimia
Semakin sadarnya orang
akan pentingnya media yang membantu pembelajaran sudah mulai dirasakan.
Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan
ini bersifat gradual. Metamorfosis dari perpustakaan yang menekankan pada
penyediaan media cetak, menjadi penyediaan-permintaan dan pemberian layanan
secara multi-sensori dari beragamnya kemampuan individu untuk mencerap
informasi, menjadikan pelayanan yang diberikan mutlak wajib bervariatif dan
secara luas.Selain itu,dengan semakin meluasnya kemajuan di bidang komunikasi
dan teknologi, serta diketemukannya dinamika proses belajar, maka pelaksanaan
kegiatan pendidikan dan pengajaran semakin menuntut dan memperoleh media
pendidikan yang bervariasi secara luas pula.
Karena memang belajar adalah proses
internal dalam diri manusia maka guru bukanlah merupakan satu-satunya sumber
belajar, namun merupakan salah satu komponen dari sumber belajar yang disebut
orang. AECT (Associationfor Educational Communication and Technology)
membedakan enam jenis sumber belajar yang dapat digunakan dalam proses belajar,
yaitu:
1.
Pesan :
didalamnya mencakup kurikulum (GBPP) dan mata pelajaran.
2.
Orang :
didalamnya mencakup guru, orang tua, tenaga ahli, dan sebagainya.
3.
Bahan :merupakan
suatu format yang digunakan untuk menyimpan pesan
pembelajaran,seperti buku paket, buku teks, modul, program video,
film, OHT(over head transparency),
program slide,alat peraga dan sebagainya (biasa disebut software).
4.
Alat; yang dimaksud di sini adalah sarana
(piranti, hardware) untuk menyajikan bahan pada butir 3 di atas. Di dalamnya
mencakup proyektor OHP, slide, film tape recorder, dan sebagainya.
5.
Teknik; yang dimaksud adalah cara
(prosedur) yang digunakan orang dalam membeikan pembelajaran guna tercapai
tujuan pembelajaran. Di dalamnya mencakup ceramah,permainan/simulasi, tanya
jawab, sosiodrama (roleplay), dan sebagainya.
6.
Latar (setting) atau lingkungan; termasuk
didalamnya adalah pengaturan ruang, pencahayaan, dan sebagainya.
Bahan dan alat yang kita kenal
sebagai software dan hardware tak lain adalah media pendidikan.
Kita sudah mengetahui
bahwa banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar kimia. Oleh karena
itu sebaiknya kita membuat pengembangan media pembelajaran kimia yang tujuannya
memeprmudah siswa dalam mempelajari
kimia.
Secara umum media
mempunyai kegunaan:
1.
Memperjelas pesan agar tidak terlalu
verbalistis.
2.
Mengatasi keterbatasan ruang, waktu tenaga
dan daya indra.
3.
Menimbulkan gairah belajar, interaksi
lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
4.
Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai
dengan bakat dan kemampuan visual, auditori & kinestetiknya.
5.
Memberi rangsangan yang sama,
mempersamakan pengalaman & menimbulkan persepsi yang sama.
Beberapa media yang
dapat kita terapkan dalam pelajaran kimia antara lain sebagai berikut :
1.
Poster
Poster mampu memperngaruhi
perilaku, sikap, dan tata nilai masyarakat untuk berubah atau
melakukan sesuatu. Hal yang membuat poster memiliki kekuatan untuk
dicerna oleh orang yang melihat, karena poster lebih menonjolkan kekuatan
pesan, visual, dan warna. Hal tersebut sesuai dengan pandangan Nana Sudjana
(2005:51) bahwa poster adalah media yang mengkombinasikan antara visual dari
rancangan yang kuat dengan warna serta pesan dengan maksud untuk menangkap
perhatian orang yang lewat tetapi cukup lama menanamkan gagasan yang berarti
dalam ingatannya.
2.
Flipchart
Flipchart dalam pengertian
sederhana adalah lembaran-lembaran kertas menyerupai album atau kalender berukuran
50 x 75 cm, atau ukuran yang lebih kecil 21 x 28 cm sebagai flipbook yang
disusun dalam urutan yang diikat padfa bagian atasnya. Dalam penggunaannya
dapat dibalik jika pesan pada lembaran depan sudah ditampilkan dan digantikan
dengan lembar berikutnya yang sudah disediakan. Flipchart hanya cocok untuk
digunaka di kelompok kecil yaitu 30 orang. Sedangkan flipbook untuk 4-5 orang.
Flipchart merupakan salah satu media cetakan yang sangat sederhana dan cukup
efektif.Flipchart cukup efektif karena dapat dijadikan sebagai media
(pengantar) pesan pembelajaran yang secara terencana ataupun secara langsung
disajikan pada flipchart. Indicator efektif adalah tercapainya tujuan atau
kompetensi yang sudah direncanakan. Penggunaan flipchart merupakan salah satu
cara guru dalam menghemat waktunya untuk menulis di papan tulis.
3.
Bagan
Bagan menurut Nana Sudjana
( 2005:27 ) adalah kombinasai antara media grafis, gambar, dan foto yang
dirancang untuk memvisualisasikan secara logis dan teratur mengenai fakta pokok
atau gagasan. Sebagai media visual, bagan merupakan media yang membantu
menyajikan pesan pembelajaran melalui visualisasi dengan tujuan metri yang
kompleks dapat disederhanakan sehingga siswa nudah untuk mencerna model-model
tersebut.
Kegunaan bagan adalah untuk menunjukan
hubungan, keterkaitan, perbandingan, jumlah yang relative, perkembangan
tertentu, proses tertentu, mengklasifikasikan, dan pengorganisasian.
4.
Grafik
Secara sederhana grafik
dapat diartikan sebagai media yang memvisualisasikan data-data dalam bentuk
angka. Grafik menggambarkan hubungan satu dua atau lebih data atau grafik
dengan data yang swama menggambarkan hubungan penting dari suatu data. Tujuan
pembuatan grafik adalah menunjukan perbandingan, informasi, kualitatif dengan
cepat serta sederhana.
5.
Komik
Komik dapat didefinisikan
sebagai bentuk kartun yang mengungkapkan karakter dan menerapkan suatu cerita
dalam urutan yang erat hubungannya dengan gambar dan dirancang memberikan
hiburan kepada para pembaca.
Media Foto
Foto merupakan salah satu
media pembelajaran yang cukup popular dan sudah lama digunakan dalam
pembelajaran. Hal ini karena foto cukup praktis, sederhana, mudah digunakan
tidak membutuhkan alat proyeksi dan tidak membutuhkan peralatan tambahan. Media
foto termasuk kategori gambar diam ( still picture ) artinya sajian visual
dalam foto tidak bergerak. Foto dapat digunakan dalam pembelajaran secara
individual, kelompok kecil atau kelompok besar.
Overhead Projector
Pada dasrnya OHP (
overhead projector ) berguna untuk memproyeksikan transparankearah layar yang
jaraknya relative pendek, dengan hasil gambar atau tulisan yang cukup besar.
Projector ini direncanakan dibuat untuk digunakan oleh guru di depan kelas
dengan penerangan yang normal, sehingga tetap terjadi komunikasi antara guru
dengan siswa.
Media Audio
1)
Alat perekam
Alat perekam berfungsi untuk
memperdengarkan audio ( player ) pada umumnya menggunakan tape yang menggunakan
kaset. Sesuai dengan perkembangan teknologi sekarang sudah banyak alat perekam
audio, seperti ipod, mp3, dan lain-lain. Materi pelajaran terlebih dahulu
disiapkan kemudian direkam dan disajikan baik dikelas classical dengan jumlah
siswa banyak maupun untuk belajar secara mandiri. Materi pelajaran yang dapat
disajikan diantaranya : ppembelajaran musik literacy ( pembacaan sajak ),
pembelajaran bahasa asing, dan lain-lain.
2)
Laboratorium bahasa
Laboratorium bahasa adalah alat untuk
melatih siswa mendengarkan dan berbicara dalam bahasa asing dengan jalan
menyajikan materi pelajaran yang disiapkan sebelumnya, media yang digunakan
adalah alat perekam.
Multimedia projector
Kini, hampir sebagian
besar pasar projector dikuasai oleh projector digital. Mulai dari yang
berteknologi LCD ( Liquid Crystal Display ), DLP ( digital Light Processing ),
sampai tenologi terbaru yang kini tengah beranjak popular, LCOS ( Liquid
Crystal On Single Crystal Silicon ). Tidak heran, karena projector digital ini
memang bobotnya relative ringan, dan harganya pun relative jauh dibawah
projector CRT. Untuk melakukan mengajar sudah sangat memungkinkan guru untuk
menggunakan multimedia projector atu lebih dikenal dengan LCD projector.
Multimedia projector
adalah sebuah alat proyeksi yang mampu menampilkan unsure-unsur media seperti
gambar, teks, video, animasi, video baik secara terpisah maupun gabungan
diantara unsure-unsur media tersebut dapat dikoneksikan dengan perangkat
elektronika lainnya seperti computer, video player, dan lain-lain. Yang dapat
digunakan untuk kegiatan presentasi, pembelajaran, pemutaran film, dan
lain-lain
Tidak ada komentar:
Posting Komentar